Social Icons

Featured Posts

Senin, 20 Januari 2014

Pelatihan Apilkasi Komputer SETIA WS

Setahun lebih kita menjalin pelatihan Aplikasi Komputer. Tentunya banyak manfaat, banyak ilmu yang kita peroleh dari ini semua. Diantaranya:
  1. Ms.Office Word mengguakan DBase Mail Merge. contoh bisa download di sini
  2. Ms. Office Exceldengan formulanya. contoh bisa dowbload di sini
  3. Ms Office Power Point dengan pesawatnya yang terbang.

Tugas Aplikasi Komputer


Tugas Untuk Mahasiswa SETIA WS SEMARANG

Tugas 1
Buatkan form Surat, Sertifikat atau data lain yg mengguakan DBase Mail Merge.

Tugas 2
Buatkan laporan dengan menggunakan Microsoft Excel, meliputi penjualan, laporan keuangan (Accounting), penggajian atau yg lain, boleh membuat simulasi.

Tugas 3
Buatlah media interaktive pembelajaran dengan Ms. Office PowerPoint (materi pembelajaran bebas).

Lihat selengkapnya tugas APLIKOM di sini.

Selasa, 10 Desember 2013

MELAWAN KAPITALISME SEKOLAH


Oleh: Kurnia Muhajaroh, M.Pd
Mata Kuliah Kapita Selekta
Saat ini kita di Indonesia menyaksikan realitas dunia pendidikan yang begitu mengenaskan. Di satu sisi, mutu pendidikan tak kunjung menunjukkan perbaikan yang signifikan. Di sisi yang lain, dunia pendidikan juga telah menjadi bagian dari lahan industri kapitalisme, sehingga pemerataan pendidikan untuk seluruh rakyat menjadi cita-cita yang semakin jauh untuk dapat diraih. Pendidikan yang bermutu menjadi identik dengan biaya mahal, gedung megah, seragam necis, dan semacamnya.
Kebanyakan masyarakat tak mampu berbuat banyak melawan komersialisme pendidikan ini. Mereka yang berkantong tebal memercayakan anak-anaknya untuk dididik di sekolah bermutu berlabel internasional dengan biaya melangit. Mereka yang miskin kebanyakan harus merelakan anak-anaknya putus sekolah setelah menamatkan pendidikan dasar. Data di Depdiknas menunjukkan bahwa angka putus sekolah pada tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah pada tahun 2004-2005 berjumlah 685.967, sedang tingkat SMP mencapai 263.793. Jika tak putus sekolah, mereka menjalani pendidikan dengan teramat susah payah. Dalam situasi seperti ini, pendidikan kemudian menjadi beban hidup yang berat—jauh dari cita-cita pembebasan—yang kerap kali membuat rakyat semakin frustrasi. Dalam beberapa tahun terakhir, media massa lokal maupun nasional relatif cukup sering memberitakan anak-anak usia sekolah yang bunuh diri karena tak mampu membayar iuran di sekolah.

Download lengkap materi di sini

FENOMENA HOME SCHOOLING


Oleh: Kurnia Muhajaroh
Mata Kuliah Kapita Selekta
Saat ini, masyarakat mulai meminati homeschooling sebagai sarana pengembangan pendidikan bagi anak-anaknya. Walaupun homeschooling atau sekolah rumah baru berkembang akhir-akhir ini, homeschooling memiliki akar dalam pengembangan pendidikan di masyarakat Indonesia dalam model-model pendidikan otodidak serta pendidikan keluarga sebagaimana yang dilakukan para Ulama terhadap pendidikan anak-anaknya di pesantren yang dipimpinnya sendiri. Media massa, baik media cetak maupun media elektronik cukup gencar memberitakan home schooling. Beberapa tokoh publik dan artis memilih home schooling sebagai jalur pendidikannya atau jalur pendidikan putra-putrinya.  
Download lengkap materi di sini